Sepenggal Kisah Tentang Ukhuwah

Bismillah, hari ini diingatkan tentang ukhuwah dan menjaga lisan kita terhadap saudara muslim.. semuanya saya copas dari status dan catatan Ustadz Fuad Al Hazimi di Facebook beliau, tambah lagi sebelumnya saya habis melukai seseorang, udah minta maaf tadi tapi belum berbalas๐Ÿ˜ฆ eh lagi nunggu2 jawaban baca status beliau, kena banget, fufufu.. anyway, cekidot ya..

I. Status: http:on.fb.me/uNasCk


Ikhwah Fillah, seperti apapun perbedaan di antara kita, mari kita semaksimal mungkin tetap menjaga akhlaq dan adab sebagai sesama muslim.

Seorang ikhwah mujahid mengingatkan kepada saya :

“Orang-orang yang telah Allah tempatkan di fron-front maut mempertahankan izzah Islam dan kaum muslimin, berhadapan dengan kaum kuffar jangan dikira mereka bisa sampai ke sana sebelum punya kredit point berupa :

ูŠูุญูุจู‘ูู‡ูู…ู’ ูˆูŽูŠูุญูุจู‘ููˆู†ูŽู‡ู ุฃูŽุฐูู„ู‘ูŽุฉู ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ููŠู†ูŽ ุฃูŽุนูุฒู‘ูŽุฉู ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู’ูƒูŽุงููุฑููŠู†ูŽ

“Bersikap lemah lembut terhadap orang mukmin dan bersikap keras terhadap orang-orang kafir”. (QS Al Maidah 54)

Maka jika di dunia maya ini sebagian ikhwah, kekerasan dan ketajaman lidahnya kok msh terarah kpd saudara muslim. Lantas kpn Allah sampaikan kepada

ูŠูุฌูŽุงู‡ูุฏููˆู†ูŽ ูููŠ ุณูŽุจููŠู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู

“yang berjihad dijalan Allah, ?”

Demikian nasehat beliau -fakkallohu asrohu wa farrojahu ‘an sujun at thawaghit-

Allahumma allif bayna quluubinaa wa wahhid shufuufanaa

Allah Azza Wa Jalla Berfirman (artinya) :

“Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintaiNya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad dijalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), lagi Maha Mengetahui”.

“Sesungguhnya penolong kamu hanyalah Allah, Rasul-Nya, dan orang-orang yang beriman, yang mendirikan shalat dan menunaikan zakat, seraya mereka tunduk (kepada Allah)”.

“Dan barangsiapa mengambil Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman menjadi penolongnya, maka sesungguhnya Golongan Allah (Hizbullah) itulah yang pasti menang”. (QS Al Maidah 54 – 56)

II. Catatan: http:on.fb.me/vDhstI

Semoga bermanfaat bagi kita semua :

Mengutip komentar seseorang di sebuah group Facebook tentang Syaikh Asy Syahid (kama nahsabuh) Usamah bin Ladin :

“Beliau tidak berkenan jika di dalam majelisnya ada ikhwah yang membicarakan jamaah-jamaah Islam dengan tidak baik, atau menghinanya. Beliau juga tidak memperkenankan di majelisnya diperbincangkan masalah perselisihan-perselisihan yang terjadi di antara jamaah-jamaah Islam atau menebar isuโ€.

Beliau selalu mengatakan :

โ€œDi hadapan kita ada hal yang lebih penting dan lebih besar, dan kita ini sedang dalam pertempuran dan peperangan.โ€

Jika hal itu terjadi dan kemudian ada suatu kezaliman atau hal yang perlu diingatkan pada satu jamaah tertentu, dan ada orang yang menyampaikan kepada beliau dengan mengatakan :

โ€œMereka ada begini dan begitu, mereka melakukan ini dan ituโ€,

maka Syaikh Usamah segera memotong pembicaraannya dengan mengatakan : โ€œKecuali orang yang dirahmati Allah.โ€

“Illa Man Rahimahullah : Kecuali orang yang dirahmati Allahโ€ adalah kalimat yang biasa digunakan orang Arab untuk mengungkapkan bahwa tidak semua orang seperti itu atau yang anda katakan atau yang saya bicarakan atau untuk menunjukkan bahwa orang-orang yang dicintai Allah tidak akan seperti itu.

Rahimallohu Syaikhana Abu Abdillah Usamah Bin Laden wa taqobbala minhu syahadatahu wa rofa’aahu fil Firdaus Al A’laa wa alhaqona bihi wa jami’is syuhada’i fi sabilihi

Suatu hari Ustadz Abu Bakar Ba’asyir menasehati saya :

“Saat ini moncong senjata musuh-musuh Allah sudah di depan kepala kita, jika memang umat Islam ini tidak bisa bersatu, setidaknya janganlah kita malah semakin memperlihatkan perpecahan itu kepada musuhโ€“musuh Islam sehingga mereka tertawa gembira menyaksikan kita saling mencaci satu dengan yang lain ..!!”

Ikhwah Fillah, seperti apapun perbedaan di antara kita, mari kita semaksimal mungkin tetap menjaga akhlaq dan adab sebagai sesama muslim. Seorang ikhwah mujahid mengingatkan kepada saya :

“Orang-orang yang telah Allah tempatkan di fron-front maut mempertahankan izzah Islam dan kaum muslimin, berhadapan dengan kaum kuffar jangan dikira mereka bisa sampai ke sana sebelum punya kredit point berupa

ุฃูŽุฐูู„ู‘ูŽุฉู ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู’ู…ูุคู’ู…ูู†ููŠู†ูŽ ุฃูŽุนูุฒู‘ูŽุฉู ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู’ูƒูŽุงููุฑููŠู†ูŽ

Bersikap lemah lembut terhadap orang mukmin dan bersikap keras terhadap orang-orang kafir”. (QS Al Maidah 54)

Maka jika di dunia maya ini sebagian ikhwah, kekerasan dan ketajaman lidahnya kok msh terarah kpd saudara muslim. Lantas kpn Allah sampaikan kepada

ูŠูุฌูŽุงู‡ูุฏููˆู†ูŽ ูููŠ ุณูŽุจููŠู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู

“mereka berjihad dijalan Allah, ?”

Allahumma allif bayna quluubinaa wa wahhid shufuufanaa

“Ya Allah eratkanlah hati kami dan satukanlah shaff shaff kami..!!

ุฑูŽุจู‘ูŽู†ูŽุง ุงุบู’ููุฑู’ ู„ูŽู†ูŽุง ุฐูู†ููˆุจูŽู†ูŽุง ูˆูŽุฅูุณู’ุฑูŽุงููŽู†ูŽุง ูููŠ ุฃูŽู…ู’ุฑูู†ูŽุง ูˆูŽุซูŽุจู‘ูุชู’ ุฃูŽู‚ู’ุฏูŽุงู…ูŽู†ูŽุง ูˆูŽุงู†ู’ุตูุฑู’ู†ูŽุง ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู’ู‚ูŽูˆู’ู…ู ุงู„ู’ูƒูŽุงููุฑููŠู†ูŽ

“”Ya Rabb kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebih-lebihan dalam urusan kami dan tetapkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.” (QS Ali Imran 147)

ุฑูŽุจู‘ูŽู†ูŽุง ุงุบู’ููุฑู’ ู„ูŽู†ูŽุง ูˆูŽู„ูุฅูุฎู’ูˆูŽุงู†ูู†ูŽุง ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุณูŽุจูŽู‚ููˆู†ูŽุง ุจูุงู„ู’ุฅููŠู…ูŽุงู†ู ูˆูŽู„ูŽุง ุชูŽุฌู’ุนูŽู„ู’ ูููŠ ู‚ูู„ููˆุจูู†ูŽุง ุบูู„ู‘ู‹ุง ู„ูู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุขูŽู…ูŽู†ููˆุง ุฑูŽุจู‘ูŽู†ูŽุง ุฅูู†ู‘ูŽูƒูŽ ุฑูŽุกููˆููŒ ุฑูŽุญููŠู…ูŒ

“Ya Rabb kami, ampunilah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Rabb kami, Sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang.” (QS Al Hasyr 10)

Amien Ya Rabbal Mustadh’afien

PS: lebih enak, status dan catatan Ustadz Fuad tadi di klik linknya, klu punya facebook insya Alloh bisa dibuka, soalnya sama beliau di-share to public

2 thoughts on “Sepenggal Kisah Tentang Ukhuwah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s