A Place For My Head

Sejak kemarin saya selalu tertunda untuk menuliskan A Place For My Head ini, mau cerita gak jadi2. Kebiasaan saya menulis blog memang spontan, jarang bikin draft, baik di hp maupun di word. Lebih asik aja bercerita spontan, sekaligus membiasakan diri ‘sekali menulis jadi’, dari pada banyak editan mending langsung masuk trash, saya ngga dapet feelnya klu dalam satu kali posting kebanyakan edit.. Heuheu..

Dulu pernah baca entah dimana dan siapa yang bicara, seinget saya beliau adalah jurnalis, “Pak X ini selalu mengajarkan kalau menulis berita itu sekali tulis saja, apa yang terlintas langsung ditulis, tidak pakai diedit*, karena yang terlintas pertama kali itulah yang murni.” Tapi saya bener2 ngga inget siapa2nya, seriusan deh😀
*diedit itu maksudnya Major editing kali ya? bukan minor editing😐

Anyway, akhirnya A Place for My Head ini situlis juga, feel kemaren dgn sekarang terasa bedanya😀

A Place for My Head ini judul lagu Linkin Park dan banyak dijadikan judul blog banyak orang. Beberapa kali saya menemukan blog dengan judul A Place for My Head. Ya sesuai dengan fungsi blog sih sebenernya, kebanyakan sebagai wadah untuk menuangkan pikiran. Saya pribadi lebih suka Writing To Reach You, klu ini lagu dari Travis. Tapi ternyata di mp saya malah jarang menulis, keseringan posting QN (efek suka twitteran kali yah?) mungkin karena kebanyakan blog juga makanya saya jadi gak fokus blog mana yang saya kembangkan. Selama gratis saya sih asik2 aja menulis dimana saja😀 Sampai saat ini saya punya 3 blog primer,

1. Posterous, untuk cerita2 fiksi saya *meski jarang diurusi😀
tempo hari sempet diskusi masalah cerita fiksi ini, sebelumnya saya berpendapat menulis cerita fiksi boleh2 aja selama tidak untuk maksiat dan sebagai media dakwah, tapi rupanya ada yang mengharamkan dan memakruhkannya (hasil googling), tapi ada juga yang membolehkan karena untuk dakwah tadi, sebagaimana perumpamaan yang digunakan pada surat al Kahfi ayat 32-44, menurut Ust. Aris ahli tafsir menganggap bahwa perumpamaan yang ada dalam ayat tsb adalah cerita fiksi.

2. WordPress, untuk menuangkan pikiran
Saya gunakan wordpress ini sebagai sarana perang opini😀 disinilah saya memanfaatkan kebolehan kebebasan berpendapat, wp saya ini baruu ada 9 postingan aja, sejauh ini yang saya tuliskan klu gak hikmah sehari-hari ya pendapat saya thd suatu kejadian aja🙂

3. Multiply, untuk apa aja boleh😀
Saya sempat menjadikan mp sebagai OS tapi akhirnya saya kontak admin untuk mengubahnya jadi mp reguler lagi, heuheu.. gak ngerti caranya jualan di internet euy😐
Antara saya dan multiply banyak banget kenangannya, hehe.. jadi klu fokus di wordpress dan meninggalkan multiply rasanya tidak mungkin.. dari kemaren juga sebenernya udah ada keinginan meninggalkan multiply, tapi ditengok lagi ditengok lagi, cinta mp sekali sepertinya saya, hehe..

Mudah2an saya bisa handle ketiga2nya, doakan ya..😀
Btw, ini mah namanya bukan A PLACE for my head, heuheu

12 thoughts on “A Place For My Head

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s