Report: Mengukur Arah Qiblat

Bismillah..

Tepat tanggal 28 Mei kemarin, saya ikut mencoba meluruskan qiblat dari rumah saya. Info ini sebelumnya saya peroleh dari voa-islam.com, karena caranya cukup mudah, hanya berbekal tongkat, saya pun mencoba sendiri di rumah. Tapi karena kemarin sore mataharinya sembunyi, mendung seharian, jadi ngga begitu jelas bayangan yg nampak.

lihat, ga jelas kan bayangannya?

Tapi bagusnya, karena mendung itu jadi saya bisa ngeliat matahari langsung, cuma ga saya ambil gambarnya😀 Ternyata ketika matahari tepat berada di atas Ka’bah, arah qiblat memang nyerong ke kanan. Biasanya saya serong dikit aja klu sholat, tapi pas dilihat mataharinnya nyerong banget. Hehe..

Sebenernya klu dilihat dari peta juga ketauan, jarak antara Arab dengan Indonesia itu ga berada satu garis lurus tepat dengan barat (biasanya kita mengacu ke arah barat kan?), makanya arah Qiblat pun serong, cuma seberapa banyak serongnya ditentukan dengan salah satu cara sederhana seperti kemarin.

Dan dari mana saja engkau keluar (untuk shalat), maka hadapkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram (Ka’bah), dan sesungguhnya perintah berkiblat ke Ka’bah itu adalah benar dari Tuhanmu. Dan (ingatlah), Allah tidak sekali-kali lalai akan segala apa yang kamu lakukan.” (TQS. Al-Baqarah 149)

9 thoughts on “Report: Mengukur Arah Qiblat

  1. kalau dalam satu shaf ada sekitar 60 orang (di masjid yang besar misalnya), maka arah sebagian orang yang shalat tetap saja tidak akan pas ke arah ka’bah, dong …kan ka’bah itu kecil …

  2. tapi kan Ka’bah itu kayak pusat lingkaran mas, semakin jauh akan semakin besar lingkarannya.. kita di bagian barat daya (misalnya kek 8 arah mata angin), di belahan bumi lain mereka di bagian selatan tetap menghadap pusat lingkaran, kecuali tepat di depan ka’bah dgn shaf yg jelas2 melingkar.. di nabawi shafnya lurus, menghadap Ka’bah, satu shafnya lebih dr 60 orang kan😀

  3. melodisenja said: tapi kan Ka’bah itu kayak pusat lingkaran mas, semakin jauh akan semakin besar lingkarannya.. kita di bagian barat daya (misalnya kek 8 arah mata angin), di belahan bumi lain mereka di bagian selatan tetap menghadap pusat lingkaran, kecuali tepat di depan ka’bah dgn shaf yg jelas2 melingkar.. di nabawi shafnya lurus, menghadap Ka’bah, satu shafnya lebih dr 60 orang kan😀

    oh, begitu ya … he he he …*manggut-mangut …

  4. melodisenja said: tapi kan Ka’bah itu kayak pusat lingkaran mas, semakin jauh akan semakin besar lingkarannya.. kita di bagian barat daya (misalnya kek 8 arah mata angin), di belahan bumi lain mereka di bagian selatan tetap menghadap pusat lingkaran, kecuali tepat di depan ka’bah dgn shaf yg jelas2 melingkar.. di nabawi shafnya lurus, menghadap Ka’bah, satu shafnya lebih dr 60 orang kan😀

    cie.. yang udah pernah kesanaa.. =pekekeke..

  5. melodisenja said: ke luar negeri ya mas? #kode :p

    mataharinya nyerong sm siapa?? matahari matahari jgn selingkuh dong fu fu fu.. ^ ^ vjazakillah khair atas info nya ya.. deekmrn masjid kantor jg ngebenerin arah qiblat lagi..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s